Pemkab Tangerang Pantau Perkembangan 25 Anak Gizi Kurang di Kronjo

ilustrasi

TANGERANG -Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Desiriana Dinardianti mengatakan, Pemkab Tangerang melalui Dinas Kesehatan mengaku akan terus melakukan pemantauan khusus terhadap 25 anak penderita gizi kurang di kecamatan Kronjo.
Pihaknya mengaku tim Dinkes Kabupaten Tangerang yang melibatkan sejumlah petugas Puskesmas dan kader posyandu secara rutin turun langsung ke rumah- rumah puluhan anak penderita gizi kurang tersebut. Pengawasan itu lebih terfokus pada pemberian makanan tambahan, seperti suplemen, vitamin dan lainnya.
“Sebulan sekali tim kami turun untuk awasi mereka. Jadi, saya tegaskan 25 anak itu bukan penderita gizi buruk, tapi gizinya kurang. Oleh karenanya, kami pantau guna memberi makanan tambahan bukan makanan pengganti,” katanya, usai menggelar jumpa pers bersama Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, di Pendopo Bupati di JAlan KIsamaun, Pasar Anyar, Kota Tangerang, Senin (29/1/2018).
Dari puluhan anak penderita gizi kurang itu, kata dia, saat ini sudah ada beberapa orang yang telah pulih dan berada pada kondisi normal.
Namun, setiap individu penanganannya memang agak berbeda, karena dipengaruhi oleh pola hidup orangtuanya.
“Sekarang sudah ada yang normal. Setiap pekan kami bersama kader posyandu juga terus berikan edukasi kepada orangtuanya tentang bagaimana menjaga pola hidup sehat. Selain itu, kami juga sering lakukan penimbangan terhadap anak- anak itu,” ujarnya.
Mengenai informasi tentang 34 ribu anak terkena gizi buruk yang disajikan sejumlah media massa itu, lanjutnya, sangat tidak mendasar dan cenderung mengada-ada.
Pasalnya, hasil survey Tim Dinkes di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Tangerang tercatat hanya 0,1 persen anak mengalami gizi kurang.
“Berita 34 ribu anak kena gizi buruk itu sangat tidak benar dan mengada-ada. Badan Pusat Statistik (BPS) juga membantah data itu. Kalau berdasarkan data kami anak gizi kurang cuma 0,1 persen saja, dan masalah itu terus kami minimalisir,” tuturnya.(K6)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *