
Cabangbungin- Sudah empat hari empatwarga kampung Cabangdua RT 11, 12 dan 13, Dusun Dua Desa Lenggah Sari, kecamatan Cabangbungin tidak bisa beraktipitas disebabkan Rumah dan jalannya terendam air luapan kali ciherang.
Kondisi tersebut disebabkan tanggul pengaman air kali ciherang ambles sehingga airnya meluap ke permukiman warga.
Jiong (39) salah seorang warga yang rumahnya ikut terendam air luapan kali ciherang mengaku sangat kesulitan untuk beraktivitas dengan situasi seperti ini (banjir).
“Pasrah saja sambil menunggu banjir surut yang melanda kampungnya,” ucap Jiong
Menurutnya,bantuan dari pemerintah dari sudah tetapi sebatas bagi wargayang rumah nya terendam saja yang lain tidak. “Semoga Pemkab Bekasi di tahun ini bisa membuat Tanggul Penahan Tanah (TPT) yang permanen tidak seperti yang tahun 2017 hanya dikerjakan asal jadi oleh pihak ketiga yaitu pemborong maka hasilnya pun saat ini sudah amburadul,”harapnya.
Kepala Desa Lengah sari, H.Nasim Susanto saat ditemui dikediamannya oleh awak media mengatakan, penyebab banjir akibat air sungai Ciherang meluap karena tanggulnya jebol yang berada disebelah selatan rumah warga,
“Karena tidak lancarnya saluran pembuang air akibat tersendat sehingga menimbulkan banjir di empat Rt tersebut,” ujarnya.
“Untuk mengurangi dampak banjir, saya akan membuatkan tanggul sementara di pinggir kali ciherang sebelum pihak pemkab memperbaikinya demi keamanan dan kenyamanan warga saya,” ungkapnya.(jie)