CIKARANG – Kepala BPJS Kabupaten Bekasi, Nur Indah Yulianty menjelaskan, informasi mengenai aplikasi mobile JKN, BPJS Kesehatan, harus sampai Ditengah-tengah masyarakat di pelosok desa.
“Sekarang sudah bisa melalui aplikasi dari handphone android. Targetnya 90,2 persen masyarakat Kabupaten Bekasi bisa menggunakannya. Lebih mudah dan tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan,” singkatnya, Selasa, (10/4/2018).
Untuk mencapai 100 persen, BPJS Kesehatan terus mengejar angka 254 ribu lebih penduduk Kabupaten Bekasi yang belum punya BPJS.
“Tim kami sedang mengejar 254 ribu lebih penduduk Kabupaten Bekasi yang belum masuk BPJS,” katanya.
Namun, meski sudah tersedianya aplikasi BPJS Kesehatan melalui smart phone, diakui Nur Indah masih banyak antrian di kantor BPJS Cikarang.
“Memang masih banyak antrian di kantor BPJS. Setiap harinya masih rame, Senin-Selasa bisa sampai 500 orang. Selain hari itu sekitar 300 masyarakat yang antri di kantor BPJS Kesehatan,” katanya.(Jie)