DLH Segel Galian PDAM Tirtha Bhagasasi yang Diduga Kena Limbah Solar dan Oli


CIKARANG SELATAN – Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menyambangi lokasi proyek galian tanah pipa PDAM Tirta Bhagasasi di Jl. Raya Cikarang – Cibarusah, Desa Sukadami Kecamatan Cikarang Selatan.
Kedatangan mereka guna melakukan verifikasi lapangan dan mengambil sampel air di sekitar lokasi tersebut untuk kemudian diuji di laboratorium sebagai tindaklanjut dari adanya informasi yang diterima atas dugaan pembuangan limbah solar dan oli oleh rekanan PT. Moya Bekasi Jaya, yakni PT. Gapura Fajar Langgeng.
Setelah mengambil sample air dan memeriksa kedalam lubang yang dibuat untuk menampung pembuangan limbah tersebut, PPNS Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bekasi dibantu dengan petugal Satpol PP menyegel sementara lubang tempat pembuangan limbah itu berikut 1 unit compresor air merk Ingersoll Rand di lokasi tersebut dengan PPNS Line.
“Langkah selanjutnya seperti apa, nanti kita tunggu instruksi pimpinan,” kata Edi, salah seorang PPNS Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Rabu (02/05) kemarin.
Penanggungjawab galian proyek pipa PDAM, H. Taman tidak terima dengan tindakan yang dilakukan oleh PPNS Penegakan Hukum Dinas Lingkungan dan mempersoalan pihak yang mengadukan persoalan itu.
“Kalau masalah oli dan solar berceceran, di bengkel juga banyak kalau masalah itu mah, kenapa nggak dipermasalahkan? Kemarin aja lumpur ngeluap disitu ngak ada yang bikin laporan, apalagi ini cuma oli dan solar yang ada di pinggir jalan,” protes H. Taman.
Menurut dia, hal itu sepatutnya tidak perlu dipersoalakan karena proyek yang tengah dikerjakannya adalah untuk kepentingan masyarakat banyak.
“Kalau proyeknya untuk kepentingan perorangan atau suatu perusahaan gak masalah. Ini masalah kecil, masalah buat warga, emang pantes buat dijadiin masalah?” kelitnya.
Ia pun mengatakan bahwa persoalan macet yang kerap terjadi di Jl. Raya Cikarang – Cibarusah bukan sebagai dampak dari proyek yang tengah dikerjakannya saat ini.
“Macet udah biasa macet disini sebelum ada proyek juga udah macet bener kan? Macet gag, jawab! macet gag?” kata H. Taman dengan nada membentak.(jie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *