
BEKASI KOTA – Saat sesi tanya jawab, antara calon wakil walikota Bekasi, Tri Adhianto dan Adhy Firdaus berkutat pada masalah penguatan keluarga. Beberapa kali Adhie menyindir Tri atas pentingnya sebuah keluarga bahagia.
Usai melontarkan pertanyaan dan menerima jawaban, Adhy Firdaus menuding Tri Adhianto lebih memilih jabatan dan mengabaikan keluarga.
Tri pun merespon sindiran itu dengan mengisahkan keluarga bahagianya, pria akrab disapa Mas Tri tersebut menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengabaikan kehidupan keluarga.
Tri menuturkan, putra saya sekarang sedang dalam proses pendaftaran di Akpol, semoga saat tes sukses dan dikirim ke Semarang. Kemudian yang kedua saat ini sedang melanjutkan studi di Universitas Sudirman. Anak saya mengikuti akselerasi, sehingga cukup dua tahun saja duduk di bangku SMA. Yang ketiga sekarang masih SD, saya sedang persiapkan secara baik.
Lanjutnya, Karena mereka sudah besar-besar, justru sekarang yang penting adalah menumbuhkan kemandirian mereka. Kemudian Istri saya, dengan ikhlas besok akan mengundurkan diri dari pekerjaannya, agar dapat membagi antara pengabdian dengan masyarakat dan mengurus keluarga sebagai hal yang utama
“Jika kemudian waktu kebersamaan dengan keluarga menjadi berkurang, Tri menganggap hal tersebut sebagai konsekuensi atas keputusan yang dipilih oleh keluarganya untuk mewakafkan dirinya demi membangun Kota Bekasi,” jelas Tri, Rabu (20/6/2018).
Jauh sebelum saya dicalonkan sebagai Wakil Wali Kota Bekasi, saya sudah meminta. Pertama kali saya langsung meminta izin kepada Istri dan anak-anak saya, ternyata mereka tidak setuju.
“Waktu berjalan dengan berbagai pertimbangan lebih lanjut, baru dinyatakan mereka denga segala kerendahan hati, akhirnya mewakafkan saya untuk maju menjadi Wakil Wali Kota Bekasi,” kisahnya
“Saya sangat berterimakasih kepada anak dan istri atas dukungan yang sangat besar. Bagi saya mereka adalah nomor satu,” ujarnya.