
BEKASI SELATAN – Dinas Pendidikan Kota Bekasi angkat bicara kritikan terkait PPDB Online Kota Bekasi yang dinilai kurang sosialisasi
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie mengatakan bahwa sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online Kota Bekasi 2018 tingkat SMP Negeri sudah dilakukan.
“Karena sosialisasi itu bukan hanya kita lagi yang laksanakan, mulai dari tingkat RW, Kelurahan dan Kecamatan, belum lagi medsos dan youtube, semua sudah disosialisasikan,” ujar Ali Fauzie kepada wartawan, rabu 4 Juli 2018.
“Sudah ada Tim-tim yang melakukan sosialisasi, coba tanya saja ke kelurahan dan RW, sudah sampai dimana sosialiasasinya,” tambahnya.
Permasalahan PPDB Online sendiri, kata Ali justru terjadi karena terkendala oleh masyarakat yang dinilai kurang melek teknologi atau biasa disebut gagap teknologi (gaptek).
“Kendalanya biasalah masyarakat yang gaptek. Kalau masyarakat gaptek pasti datang ke sekolah. Kan tidak semua masyarakat mengerti,”tukasnya.
Sebelumnya, menurut pengamat pendidikan, Tengku Imam Kobul Moh Yahya S menilai permasalahan PPDB Online 2018 tingkat SMP paling pokoknya kurangnya sosialiasi, sehingga masyarakat mendaftar itu harus pergi ke sekolah padahal itu online.
“Karena kurang sosialisasi, jadi saat ini, hari pertama dan kedua pendaftaraan PPDB Online masyarakat masih antri ke sekolah,” kata Imam rabu 4 Juli 2018.(RON)