
JATIASIH – Walikota Bekasi Rahmat Effendi menghadiri peletakan batu pertama pembangunan SMAN 21 Kota Bekasi yang berlokasi di Perumahan Sapta Pesona RW.08 kelurahan Jatiluhur Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, Senin (1/10/2018). Kehadiran walikota Bekasi disambut hangat oleh para murid SMA N 21 kota Bekasi dengan adanya tarian yang dipersembahkan dari para murid.
Tampak hadir dalam acara tersebut, Perwakilan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Direktur eksekutif Sumareccon Agung tbk, Pj. SEKDA Kota Bekasi, KADISDIK, KADISPERKIMTAN, KESBANGPOL, ASDA II, dan pejabat-pejabat lainnya, serta para tamu undangan dari unsur tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Kepala Bagian Kerjasama SETDA, Hanan Tarya menjelaskan maksud dari kegiatan ini adalah dalam rangka mewujudkan pelayanan dasar yang diberikan melalui sarana prasarana bangunan yang memadai serta minangkatkan daya tampung siswa SMA di Kota Bekasi, dan tujuannya adalah untuk mewujudkan pelaksanaan wajib belajar 12 tahun di Kota Bekasi.
“Pembangunan SMA N 21 kota Bekasi merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Sumarecon Agung tbk, yang akan segera dibangun 3 ruang kelas dengan rangka pondasi pembangunan untuk 3 lantai yang dibangun oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi,” kata Hanan Tarya
“SMAN 21 Kota Bekasi yang dibangun oleh Sumareccon Agung tbk diharapkan dapat menampung para siswa yang kini masih menunmpang di SD N Jatimakmur 3 dan 4 Pondok Gede,” harapnya.
Direktur eksekutif Sumarecon Agung tbk, Albert Luhur menjelaskan bahwa Sumareccon Agung tbk telah hadir di Kota Bekasi sudah 6 sampai 7 tahun yang lalu.
ketika kita membangun satu kota atau satu Township, kata Albert, kita ingin memajukan kota tersebut dengan memajukan masyarakat dan lingkungannya, jadi kita dateng ke Kota Bekasi ini tidak semata-mata hanya untuk mencari keuntungan saja tapi kita bersama-sama ingin memajukan Kota Bekasi dengan cara memberikan konstribusi dengan membangun sekolah SMAN 21 kota Bekasi
“Saya berharap nantinya murid-murid dapat belajar dengan baik, dan nantinya para murid bisa memberikan konstribusi bagi pemerintah Kota Bekasi dan negri kita tercinta Indonesia,” ujarnya.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi dalam sambutannya mengatakan, agar SMAN 21 Kota Bekasi mampu berkembang secara bertahap, sehingga dalam menyelenggarakan pendidikan 12 tahun di Kota Bekasi bisa terwujud.
“Jangan pernah berbicara masalah kewenangan SMA itu kewenangan presiden, kewenangan gubernur, karena yang menjadi objek disini adalah anak didik warga Kota Bekasi, jadi pemerintah wajib menyediakan sarana prasana pendidikan yang memadai,” pesan Rahmat Effendi
“Dan nanti regulasinya juga diatur dalam proses penerimaan siswa, jangan disini sudah ada SMA N 21 kota Bekasi tapi anak yang rumahnya di depan SMA N 21 tidak bisa masuk sekolah ini. Kekecewaan masyarak saat ini adalah ada sekolah yang dibangun di tanah fasos fasum mereka dari pajak mereka, tapi anak mereka tidak bisa menikmati, itu yang harus dirubah kedepannya,” ujarnya
Setelah semua rangkaian selesai dilanjut dengan prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan oleh walikota Bekasi Dr. Rahmat Effendi, direktur eksekutif sumarecoin agung tbk Albert Luhur, dan perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat.(RON)