Sepanjang 2019 Angka Kekerasan Terhadap Anak di Kota Bekasi Naik Dibanding Tahun lalu

Ketua KPAD Kota Bekasi, Aris Setiawan

BEKASI SELATAN – Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi Aris Setiawan mengatakan, dari pengaduan dan data yang disampaikan oleh unit PPA Polres Metro Bekasi Kota dan DPPA jumlah kasus anak yang ditangani sebanyak 197 kasus.
“Memang naik, tapi secara kualitatifnya, 1 pokok perkara atau pengaduan itu, korban maupun pelakunya banyak, misalnya karena sekarang kan lagi trend begal atau tawuran. Kebetulan itu TKP nya rata-rata terjadi di daerah-daerah perbatasan antara Kota dan kabupaten Bekasi maupun Jakarta.” kata dia saat dikonfirmasi Rabu, (29/1/2020).
Dikatakan, kasus yang ditangani pihaknya paling banyak adalah kasus kekerasan seksual dan kekerasan fisik seperti begal dan tawuran. Sementara untuk kasus kekerasan seksual pada umumnya korbannyya adalah anak-anak dan lebih dari 1 orang dan pelakunya juga hanya 1 orang.
“Kalau sekarang, masyarakat sudah lebih responsif dan berani melakukan pengaduan dan melaporkannya ke kita meskipun itu keluarganya, karena itu menyangkut hak anak kedepannnya,” ujarnya.
Dari kasus ini terang dia, sedikitnya ada sekitar 60 kasus yang sudah masuk ke ranah proses hukum dan sudah masuk persidangan.
“Tapi, kalau untuk tahun ini laporan yang masuk ke KPAD baru ada 6 kasus. seperti, anak Berhadapan Hukum (ABH), kekerasan seksual, perebutan hak asuh anak dan kasus tawuran,” jelasnya.(RON)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *