
BEKASI SELATAN -Adanya laporan dari masyarakat Kp. Pangkalan Bambu, RT 04/01, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, terkait Proyek pembangunan LRT yang telah berdampak pada kerusakan rumah rumah warga sekitar ke DPRD Kota Bekasi belum lama ini.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Sihar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah masyarakat yang terkena dampak langsung pembangunan LRT, Senin siang (05/02/2018).
“Kita sudah melihat ada dampak ke rumah, dan psikologis juga ada bagi warganya. Mereka (PT Adhi Karya Construction sebagai Developer pelaksana pembangunan jalur) 24 jam melakukan pengerjaan tiang pancang untuk LRT,” ungkap Sihar kepada awak media.
Menurutnya, ada sekitar 30 KK warga yang mengadu ke DPRD Kota Bekasi dengan dua perwakilan yang diterima. Laporan atau surat yang didapati pihaknya sekitar tanggal 12 Januari 2018 lalu.
Lanjut Sihar, pihaknya selaku legislatif akan melakukan mediasi kepada pihak-pihak yang bersangkutan. Diakui Sihar, meskipun proyek ini dari pusat dan untuk skala nasional. Harusnya dinas dan stakeholder terkait seperti Dinas PUPR, Dinas Tata Ruang dan Adhi Karya melakukan sosialisasi dengan baik.
“Kita akan panggil dinas terkait, kita akan melakukan pemanggilan sebagai upaya mediasinya itu seperti apa dengan warga yang jadi korban dampak pembangunan, dan kita akan kawal dengan baik. Pembangunan ini kebutuhan pusat dan nasional,” tukasnya. (RON)