
BANDUNG – Sekitar 180 orang aparatur desa dari 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi diberikan bekal untuk melaksanakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
Pasalnya, setiap aparatur desa diharuskan dapat mengaplikasikan pelaporan Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah.
Pembekalan Siskeudes bagi aparatur desa itu dilaksanakan di salah satu hotel di wilayah Bandung, Jawa Barat.
Ratusan aparatur desa tersebut akan dilatih penggunaan Siskeudes oleh para ahli yang didatangkan langsung, seperti dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat, dan BPK RI, serta Tenaga Ahli (TA) infrastruktur desa selama 4 hari mulai Kamis (10/01) sampai Minggu (14/01).
“Hanya saja, kita tidak bisa mendatangkan seluruh perwakilan aparatur desa. Tapi, kita sudah mengundang mereka semua untuk hadir mengikuti kegiatan ini,” kata Ketua Forum Siskeudes Kabupaten Bekasi (Forsikasi), Aris, Sabtu (12/01/2019).
Padahal dirinya berharap agar seluruh desa dapat hadir dalam bimbingan teknis (Bimtek) Siskeudes ini.
Sebab, ilmu dalam Bimtek ini sangat diperlukan oleh seluruh desa. Karena menurutnya Siskeudes memiliki sistem berbeda.
“Menurut saya, kegiatan ini sangat prioritas untuk dilaksanakan,” tuturnya.
Dirinya berharap, agar peserta dapat memanfaatkan pelaksanaan Bimtek Siskeudes ini sebaik mungkin untuk belajar, mengerti dan memahami secara jelas soal Siskeudes.
Apabila tidak paham dalam pelaksanaan Siskeudes, aparat desa dapat terjerat hukum.
“Kami berharap agar seluruh peserta Bimtek bukan hanya datang dan mendengarkan saja. Tapi, benar-benar mencermati dengan seksama apa yang disampaikan oleh narasumber. Ikuti secara serius kegiatan ini. agar kegiatan ini tidak sia-sia,” jelasnya.(jie)