
CIKARANG – Setelah mati suri cukup lama, akhirnya IPKB (Ikatan Penulis Keluarga Berencana) Jawa Barat resmi dikukuhkan Oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jabar, Sukaryo Teguh Santoso, di Gedung Diklat BKKBN Kabupaten Garut.
“Peran IPKB sejak dibentuk tahun 80-an oleh BKKBN, peranannya dalam menyiarkan kegiatan informasi cukup siknifikan. Terutama pada penyebaran berita soal Alat Kontrasepsi,” kata Sekertaris BKKBN, Sofrijal.
Lebih jauh dikatakan Softijal, bahwa IPKB yang notabene wadah dari para pewarta alias wartawan, dirasa oleh bkkbn cukup membantu mengedukasi masyarakat dalam hal keluarga berencana.
Oleh karenanya patut kiranya keberadaan IPKB perhatikan. Bahkan dia berharap IPKB Jawa Barat setelah dikukuhkan jangan lagi vakum, bahkan diharapkan lebih semangat lagi dalam menyiarkan soal kependudukan dan ketahanan keluar.
“Sehingga masyarakat dapat lebih menyintai perogram keluarga berencana ( KB ),” harap Softijal.
Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk (DPPKB) Kabupaten Bekasi, Farid Setiawan mengapresiasi hadirnya IPKB setelah dikukuhkannya Korwil IV IPKB, terutama IPKB Kabupaten Bekasi. yang memang selama ini menjadi mitra kerja dari Dinas yang dia pimpin.
“Semoga dengan kembali IPKB dikukuhkan. pemberitaan soal kb di kab bekasi semakin gencar.# harap Farid Setiawan.
Dengan gencarnya sajian berita yang ditulis IPKB dan menjadi asumsi baca masyarakat soal pentingnya keluarga berencana akan membuat masyarakat semakin paham soal KB
Lebih Jelas dikatakan bahwa perogram KB tidak melulu bicara soal alat kontrasepsi, tetapi DPPKB Kab Bekasi bicara soal kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat. Sehingga ekonomi masyakat akan lebih baik dan kualitas kesehatannya pun akan lebih terjamin
“Sesuai keinginan Bupati bahwa Kabupaten Bekasi akan lebih baik kedepanya dan masyarakatnya lebih sejahtera,” katanya.(*)