Dinas Perindustrian Gencar Lakukan Pendataan saat Pandemi Covid 19

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi Peno Suyatno

CIKARANG – Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi Peno Suyatno mengatakan Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) bidang industri di Kabupaten Bekasi, masih tetap bertahan dan menunjukkan eksistensi saat kondisi wabah Virus Corona atau Covid-19.
“Boleh dibilang UMKM kita tahan banting karena masih bisa bertahan meski omzet yang mereka dapat turun hingga 20 persen,” katanya.
Pihaknya melakukan pendataan terkini terhadap para pelaku UMKM eksis sesuai permintaan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Dari hasil pendataan itu diketahui mayoritas pelaku UMKM di wilayah itu kini memasarkan produknya menggunakan sistem dalam jaringan (daring) atau online.
“Hal ini yang menyebabkan mereka masih tetap eksis di tengah pandemi Corona. Tidak terlalu berpengaruh besar. Kita sih berharap mudah-mudahan para pelaku UMKM kita mendapat bantuan dari pusat mengingat kondisi mereka saat ini,” katanya.
Dari total 1.500 lebih UMKM di Kabupaten Bekasi, pelaku usaha di sektor kuliner dan kerajinan tangan menjadi sektor usaha yang tidak terlalu terdampak pandemi Covid-19.
“Mereka masih terus eksis dan memasarkan produknya. Yang cukup menggembirakan ada beberapa pelaku usaha UMKM yang mampu mengekspor produk handycraft dan sepatu hingga ke Jerman,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *