Pemkot Bekasi Tetap Perketat Pengawasan Meskipun Jumlah Pelanggar PSBB Menurun


KOTABEKASI – Tim Pengawasan Pergerakan Orang dan Kendaraan Kota Bekasi mencatat penurunan jumlah pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberi teguran tertulis sejak PSBB diterapkan di Kota Bekasi.
Tercatat pada tanggal 5 Mei 2020 dari 17.371 pelanggar, turun jika dibandingkan pada data tertanggal 2 Mei 2020, Tercatat dari 20.487 pelanggar.
Jumlah itu, diantaranya 15.038 pelanggaran dan terbesar karena berboncengan saat penerapan PSBB, disusul pelanggaran tidak menggunakan masker 1.848 dan melebihi kapasitas 485.
Koordinator Tim Pengawasan Pergerakan Orang dan Kendaraan pada PSBB Kota Bekasi, Cecep Suherlan mengatakan meski jumlah pelanggar PSBB mencapai 17 ribu lebih, namun dari hari ke hari mengalami penurunan.
“Berarti kesadaran masyarakat kita sudah mulai tinggi, meski pelanggaran dengan teguran ini sudah menurun setiap harinya. Namun kita harapkan masyarakat harus memiliki kesadaran tinggi dan patuh terhadap kebijakan pemerintah saat ini. Demi kesehatan dan kebaikan diri dan orang yang mereka sayangi,” kata Cecep, Jumat (8/5/2020).
Dalam hal ini (penegakan PSBB), lanjut Cecep mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi menerjunkan relawan bersama TNI-POLRI untuk memperketat pengawasan dan melakukan berbagai upaya sosialisasi ditengah masyarakat dalam memutus rantai penyebaran Covid19 di Kota Bekasi.(ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *