
JATISAMPURNA – Sejak ditempat menjadi Kepala UPTB Pendapatan Daerah Kecamatan Jatisampurna tahun 2015, Agustinus Prakoso menyebutkan bahwa pendapatan pajak diwilayah Jatisampurna terus mengalami kenaikan signifikan setiap tahun, dan juga target penerimaan pajak yang dikeluarkan oleh Bapenda selalu tercapai.
“Saat ini, Kecamatan Jatisampurna berada di nomor tiga penghasil pajak retribusi PAD terbesar setelah Bekasi Selatan dan Bekasi Utara,” kata Agustinus kepada beritabekasi.co.id saat ditemui di kantornya, jumat (20/4/2018).
Agustinus menyampaikan, Target penerimaan pajak daerah di wilayah Kecamatan Jatisampurna dipatok sebesar 60 milyar untuk tahun 2018. Dirinya pun optimis pada target tersebut akan tercapai diakhir tahun nanti.
Agustinus mengatakan, triwulan pertama tahun ini penerimaan pajak yang masuk di wilayah Kecamatan Jatisampurna telah mencapai 17, 3 Milyar atau sekitar 18 persen
“Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan dan Pajak Parkir penyumbang pendapatan terbanyak. Itulah primadona penerimaan pajak di wilayah Jatisampurna,” ungkapnya.
Menurutnya, Jatisampurna adalah wilayah berkembang di selatan Kota Bekasi. Jatisampurna termasuk primadona untuk pengembangan kawasan anternatif, karena diapit oleh wilayah Jakarta, Depok dan Bogor.
“Disini ada kelompok pengembang besar yaitu, Ciputra dengan Ciputra Mall, Plaza Cibubur, serta perumahan besar ada diwilayah Jatisampurna. Potensi kedepan sangat luar biasa” terangnya.
Agustinus mengatakan, UPTB Pendapatan Kecamatan Jatisampurna terus berusaha keras menjadi potensi-potensi pajak baru yang berada di wilayahnya.
Setiap satu atau dua minggu sekali UPTB Pendapatan Jatisampurna turun untuk mencari potensi pajak baru, dan wajib dapat pontensi pajak tersebut.
“Kita turun sampai perbatasan Jakarta, Depok dan Bogor untuk mencar potensi Pajak baru,” ujarnya. (RON)