Protes Pedagang di Pemkab Bekasi: “Kami Bukan Zombi”


CIKARANG – Wabah Virus Corona atau Covid-19 di Wilayah Kabupaten Bekasi terus meningkat. Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai melakukan kebijakan demi mencegah penyebaran virus corona (COVID-19). Salah satunya larangan berjualan di Area Pemda Kabupaten Bekasi.
Kebijakan larangan berjualan rupanya sangat memukul hati para pedagang kecil yang biasa menggantungkan hidup sehari-harinya lewat berjualan di area Plaza Pemda Kabupaten Bekasi.
Mereka pun memprotes kebijakan Pemda yang dinilai tidak berpihak kepada pedagang kecil dan rakyat.
Salah satunya di rasakan Imang, pedagang kopi keliling yang biasa mangkal di seputaran Plaza Pemda Bekasi. Warga Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang pusat itu memprotes larangan berdagang area Plaza Pemda Bekasi.

Keluh kesah Imang pun dituangkan dalam sebuah tulisan di spanduk dari bahan kertas yang dipampang dilapak dagangan kopinya. Tulisan tersebut berbunyi: “Kami pedagang kopi keliling di komplek perkantoran Pemda Bekasi dilarang berjualan. Kami bukan tidak mentaati aturan dari pemerintah, tapi kami butuh makan untuk keluarga. Kami bukan zombi mati, bisa hidup kembali”
Senada dengan Seni yang juga merasakan dampak kebijakan pelarangan berdagang oleh Pemda Bekasi.
Pedagang kopi ini memprotes kebijakan larangan berdagang melalui sebuah tulisan dipapang di lapak dagangnya. Tulisan tersebut yaitu: “Kalau kami dilarang berjualan, siapa yamg ngasih makan. Kami juga sama manusia, butuh makan” begitu bunyi tulisannya.
Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak boleh berdiam diri terhadap para pedagang kecil ditengah maraknya wabah virus Corona. Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Pemda memberikan solusi terhadap para pedagang kecil yang menggantungka kehidupan sehari-harinya lewat berjualan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *