CIKARANG – Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi Peno Suyatno mengatakan, saat ini instansi yang dipimpinnya berupaya mendorong daya saing industri lokal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui e-smart industri kecil dan menengah (IKM).
“Program tersebut di antaranya pelatihan yang diikuti 80 IKM dengan tujuan menciptakan iklim usaha yang kondusif guna memacu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bekasi agar mampu berdaya saing menghadapi era revolusi industri 4.0 dewasa ini. Pelatihan ini untuk membangkitkan sektor IKM dalam menciptakan pasar melalui e-smart kita bisa mewujudkannya dengan bisnis online,” katanya.
Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi juga berkolaborasi dengan platform e-commerce yakni PT Shopee Internasional Indonesia serta Owner Digileaps yang bergerak di sektor manajemen usaha dan pemasaran.
“Selain mengajarkan bagaimana cara memulai bisnis digital pelatihan ini juga melatih peserta mengetahui cara produksi dan pemasarannya,” katanya.
Peno berharap peserta mampu mengadopsi teori-teori yang disampaikan saat pelatihan dan merealisasikannya dengan membuka lapangan pekerjaan baru melalui bisnis digital.